JULANG SULAWESI
 
JULANG SULAWESI
 
 

JULANG SULAWESI (Rhyticeros cassidix)

 

Sinonim: Aceros cassidix

Nama lokal: burung taon; alo; kalou (Mongondow); tangao (Suwawa)

Nama Inggris: Knobbed Hornbill, Sulawesi Red-knobbed Hornbill

Endemik Sulawesi - status: rentan (VU)

Deskripsi

Julang sulawesi termasuk dalam kelompok rangkong (Bucerotidae) dari 13 jenis rangkong yang ada di Indonesia. Jenis ini sangat mudah dikenali dari bentuk badannya yang besar, dapat mencapai sekitar satu meter. Sayap dan seluruh badannya berwana hitam dengan ekor putih. Sang jantan memiliki leher kuning kecoklatan dengan paruh kuning, tembolok biru cerah, dan cula di atas paruhnya yang merah menyala. Betina sedikit berbeda, dengan leher hitam dan tanduk kepala kuning. Jantan betina hampir selalu terlihat bersama, kadangkala saling bersahutan dengan suara yang keras.

Persebaran dan populasi

Julang sulawesi jenis endemik Sulawesi, tersebar di seluruh pulau Sulawesi, termasuk Lembeh, Kep. Togean, Buton dan Muna. Populasi mereka secara pasti belum diketahui, namun diduga mengalami penurunan sampai 40% dalam lebih dari 3 generasi kehidupan mereka belakang ini. Di dalam TN Bogani Nani Wartabone, jenis ini hampir dapat dijumpai di seluruh kawasan, namun dapat mudah dijumpai seperti di daerah Tapakolintang, Muara Pusian, dan sekitar Tulabolo.

Habitat dan ekologi

Julang sulawesi sangat memerlukan hutan primer yang baik, walaupun masih dapat dijumpai di hutan-hutan sekunder. Dapat dijumpai sampai ketinggian 1.800 mdpl, walau lebih mudah dijumpai di dataran rendah. Hutan primer mereka butuhkan untuk menyediakan pohon-pohon besar seperti pohon roa, kenari, matoa dan sebagainya untuk digunakan sebagai lubang-lubang sarang mereka saat berbiak. Mereka juga sangat menyukai beragam jenis beringin (Ficus spp.) sebagai makanannya, bahkan dapat berkumpul dalam jumlah besar pada pohon-pohon beringin yang sedang berbuah. Mereka juga biasa berkumpul di satu tempat ketika tidur.

Ancaman

Secara global, julang sulawesi termasuk dalam katogori rentan (VU - Vulnarable) yang terancam karena berkurangnya hutan-hutan primer di Sulawesi akibat logging dan perubahan hutan ke lahan budidaya. Perburuan kadangkala masih terjadi, khususnya untuk satwa piaraan.

Upaya konservasi

Julang sulawesi sangat membutuhkan hutan primer, untuk itu mempertahankan hutan primer yang tersisa di Sulawesi sangat penting sebabagi upaya konservasi mereka, di samping menghentikan perburuan yang masih terjadi di beberapa tempat. Julang sulawesi termasuk jenis yang dilindungi berdasarkan PP7/1999 dan perubahan lampirannya P106/2018.

 

Teks: Hanom Bashari – EPASS project BNW

Foto : Ardin Mokodompit

Editor : Agung Muji P

Sumber: Coates & Bishop 1992; http://datazone.birdlife.org/species/factsheet/knobbed-hornbill-rhyticeros-cassidix ; https://www.iucnredlist.org/species/22682525/22843729

Update: April 2020