Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Regional Sulawesi-Maluku (Suma) Tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Kak Drs. Steven Kandouw, Wakil Gubernur Sulawesi Utara selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah, Rabu (18/10/2023).
Pertikawan Regional Suma dilaksanakan di Taman Wisata Alam Batu Butih, Kota bitung selama 6 hari, yaitu sampai dengan 23 Oktober 2023. Peserta berasal dari 8 kontingen regional Sulawesi dan Maluku.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara (Kwarda Sulut) Kak Vanda D. Sarundajang, S.S. hadir dan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan undangan upacara pembukaan.
Dalam Pertikawan Regional Suma 2023 ini, peserta diharapkan Harmoni Bersama Alam untuk Kehidupan Berkelanjutan. Gerakan Pramuka dipandang perlu memakai cara-cara kreatif, cara-cara kekinian, caracara yang lebih dekat dengan generasi millennial, dengan tetap menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air di dalam diri setiap anggota Gerakan Pramuka.
Peserta diharapkan bisa berkreasi dan berkarya dalam Pertikawan Regional yang mengusung slogan : HEBAT (Hutan, Ekosistem, Biodiversitas, dan Alam Terjaga). Melalui kegiatan ini nantinya dapat produktif dalam mewujudkan Generasi Milenial Ramah Lingkungan.
Kak Dr. Tasdiyanto ,S.P, M.Si., Staf ahli Menteri LHK Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam menyampaikan bahwa dari Gerakan pramuka kita nanti lahirnya bibit-bibit unggul yang akan menjadi agen perubahan yang mampu menuntun pada kemajuan bangsa.
Menurutnya, jiwa muda yang responsif pada arus dan dinamika zaman yang ada pada gerakan pramuka harus tetap terus dijaga.
“Saya yakin anggota pramuka Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti adalah generasi yang unggul, generasi yang hebat, generasi yang kreatif, dan generasi petarung,” tegasnya.
Menurutnya, sebagai patriot dan pandu bangsa, pramuka harus terus merawat harmoni persatuan negara kesatuan republic Indonesia.
“Kalian harus menjadi garda terdepan dalam mengajak segala elemen-elemen bangsa untuk Bersama memperkokoh pilar-pilar Pembangunan dan mencontohkan nilai Pancasila tertanam dan menjelma di dalam keseharian,” ujarnya.
Melalui kegiatan saka Kalpataru dan Sak Wanabakti, para peserta diminta nantinya untuk mengisi waktu muda dengan kegiatan yang positif, yang produktif.
“Jadilah generasi milenial sadar konservasi dan ramah lingkungan,” pintanya.
Diharapkan melalui kegiatan Pertikawan ini, para pramuka akan menjadi pioneer dan tauladan yang menerapkan prinsip-prinsip perlindungan sumber daya alam dan ekosistem serta melakukan hidup ramah lingkungan hingga generasi berikutnya.
“Mulailah dari diri sendiri, dan mulailah dari saat ini. Saya minta tekad kita Bersama untuk menjaga lingkungan dan hutan tetap Lestari dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Hadir dalam pembukaan, Staf Ahli Menteri LHK Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kak Dr. Tasdiyanto, S.P., M.Si; Kak Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi Wakil Ketua Kwarnas/Ketua Komisi Kakoma; dan Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara, Kak Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si, Kadis Kehutanan Provinsi Sulut selaku Ketua Panitia Penyelenggara.